Selamat malam kawan haha :p hari ini tepatnya tanggal 31 Januari 2013, aku mau cerita sedikit nih ya meskipun dari awalnya aku cuma iseng- iseng aja bikin cerita pendek ini, tapi setelah dipikir - pikir ya dari pada cerpen ini didiemin lama lama kan kasian juga ya .. Yaudah deh langsung baca aja yaaaa !!!
Aku,Kamu Dan Dia
Disebuah Kota tinggalah seorang gadis yang berumur 20 tahun dia bernama Rifani atau yang biasa dipanggil Fani,dia berkuliah di salah satu Universitas ternama dikota tersebut,dia sangat ramah terhadap semua orang dan dia gampang bergaul dengan siapapun,dia terlahir dari keluarga yang sederhana bahkan bisa masuk Universitas tersebut saja dia hanya mengandalkan prestasinya ,orang tuanya yang hanya bekerja sebagai buruh dipasar sebenarnya tidak mampu untuk menguliahkan Fani di Universitas tersebut tetapi melihat beasiswa yang dimiliki oleh Fani ayah dan ibunya menguliahkan Fani disana.
Suatu saat ketika jam kuliah selesai teman sekelas Fani yang bernama Amran mengajaknya membaca buku di perputakaan umum yang terletak disamping rumah Amran,Amran sengaja mengajak Fani kesana karena Fani sangat suka membaca,Amran ingin membuat Fani ceria selalu karena dia tahu bahwa dia menyimpan perasaan yang lebih pada Fani,Amran tidak mempermasalahkan status Fani yang berasal dari keluarga yang kurang mampu,Fani pun mengikuti keinginan Amran untuk pergi keperpustakaan itu tetapi ketika mereka akan pergi Izzie datang dan menyampuri obrolan Fani dan Amran,Izzie adalah anak seorang pengusaha ternama didaerahnya dan juga teman sekelas mereka dia sangat menyukai Amran,tetapi sayang Amran tidak pernah mempedulikan perasaan Izzie kepadanya sampai akhirnya Izzie membenci Fani karena dia mengira Fani lah yang telah membuat Amran tidak pernah memperdulikannya.sebab itulah Izzie ingin menjauhkan Amran dari Fani.
Izzie :”Hai Amraaan !!!”
Amran :”Ada apa Izzie ?”
Izzie :”Kamu mau kemana ? kok sama Fani ?”
Fani :”Kita mau keperpus,Izzie mau ikut?”
Izzie :”Amran lebih baik kamu pergi denganku,kita bisa pergi ketempat yang lain kan ?”
Amran :”Maaf Izzie aku tidak bisa,aku sudah janji dengan Fani”
Akhirnya Izzie pun tambah kesal dengan sikap Amran yang lebih mementingkan Fani dari pada dirinya,hari demi hari telah terlewati Fani pu terlihat lebih dekat dengan Amran,dan akhirnya Amran memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya langsung terhadap Fani dihari pertama bulan Januari,ketika Amran menyatakan perasaan nya tersebut fani sangat terkejut dan yang ada dipikirannya hanylah perasaan Izzie yang sangat menyukai amran, “Ya Tuhan,apa yang harus aku jawab ? aku tak mau menyakiti perasaat Izzie tapi aku juga tak mungkin membiarkan Amran, apa yang harus aku lakukan untuk saat ini ?” ucap Fani dalam hati.Amran yang meminta jawaban mencoba menyadarkan fani dari lamunan nya itu.amran khawatir jika fani menolaknya tapi dia juga tidak bisa memaksakan kehendak fani.Fani yag mencoba tenang untuk menghadapi urusan nya itu.
Sampai akhirnya Fani mencoba memberanikan dirinya untuk menjalin hubungan dengan Amran,awal awalnya hubungan mereka sangat baik tetapi setelah itu permasalahan satu persatu mulai muncul,Izzie yang tidak terima akan hubungan Fani dengan amran mencoba segala cara agar Fani dan Amran mengakhiri hubungannya,”Amran,mengapa kamu menjalin hubungan dengan Fani ? bukannya Fani itu orang miskin ya ? harus nya kamu lebih pantas dengan orang yang seperti aku bukan dia!” ujar Izzie,fani yang mendengar langsung perkataan Izzie tersebut merasa sakit hatinya.”Amran,jika kamu lebih memilih Izzie dari pada aku,aku tidak apa-apa dan lebih baik aku melihat orang yang aku sayangi bahagia dengan pilihan nya dari pada dia menderita bersama aku” jawab Fani.disitu amran semakin bingung apakah dia harus memilih Fani seseorang yang sangat dia sayangi atau Izzie seseorang yang dianggapnya hanya teman biasa.
Sejak perkataan Izzie tersebut fani yang mulai memikirkan kedepan nya merasa harus merelakan Amran dengan izzie dan mengorbankan perasaan nya demi Izzie yang mendesak nya agar memutuskan hubungannya dengan Amran,Fani mencoba membicarakan hal tersebut kepada amran agar dia memilih Izzie dari pada dirinya,Amran yang harus memenuhi keinginan fani itu merasa berat sekali tetapi demi Fani dia rela mengorbankan perasaannya itu.Akhirnya hubungan yang dijalani Amran dan Fani selama 2tahun harus berakhir di tengah jalan.sampai akhirnya kelulusan fani melihat Amran yang sekarang menjalin hubungan dengan Izzie dari kejauhan dia merasa senang tetapi dia juga sedih karena tidak bisa bersama Amran lagi.
Beberapa bulan kemudia dikabarkan Fani masuk rumah sakit dan salah satu teman Fani memberi tahukan itu kepada Amran,segeralah Amran pergi kerumah sakit tersebut untuk melihat keadaan fani.Amran yang terkejut melihat Fani yang sedang koma diruangannya tersebut langsung meneteskan air mata,”Fani ada apa dengan kamu,kenapa bisa masuk rumah sakit?maafkan aku seharusnya aku tidak pernah meninggalkanmu seperti dulu”.ternyata Fani menderita penyakit yang cukup berbahaya yaitu Kangker otak stadium 3 yang selama ini dirahasiakan dari siapapun termasuk orang tua nya karena dia tidak ingin membuat keluarganya panik menkhawatirnkan kondisinya.
Dokter memprediksikan Umur fani hanya tinggal 1bulan lagi,begitu terpukulnya Amran ketika mendengar cerita lengkap nya dari dokter,dia menyesal telah memilih untuk meninggalkan Fani,satu bulan telah berlalu dan kondisi Fani semakin buruk dan itulah saat- saat terakhir fani,disebelah fani saat itu ada orang tua nya dan amran,disaat fani terengah-engah untuk berbicara dia memberikan sepucuk surat kepara amran,yang berisi ”Amran,jaga Izzie dengan baik bahagiankan dia dengan setulus hatimu maafkan aku yang tidak memberi tahumu tentang penyakit yang kuderita selama ini,mungkin ketika kamu membaca surat ini aku sudah tiada tetapi asal kamu ketahui aku masih menyayangimu sampai saat ini dan seterusnya.”
Disaat pemakaman Fani Izzie pun datang dan meminta maaf kepada Amran yang saat itu sedang berduka,”Amran maafkan aku” ujar Izzie.”Sudahlah Izzie jangan kau bahas lagi,Fani memintaku untuk menjagamu dengan baik dan aku harus memenuhi permintaan tersebut” jawab Amran.Karena permintaan Fani itu Amran yang harus mengiklaskan kepergian fani mencoba untuk lebih menyayangi Izzie dan menjaganya dengan baik sesuai permintaan Fani.
Selesai deh ya maaf maaf kalau cerpen nya ini agak lebay gitu haha :D
See you next time ;;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar